Instalasi DHCP server

Solusi untuk menghilangkan ke-pusing-an pemberian alamat IP ke setiap komputer yang ada di jaringan lokal adalah dengan menggunakan server DHCP. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) berfungsi untuk mengotomatisasikan pemberian IP address ke semua komputer dalam subnet lokal. Tutorial ini membahas tentang konfigurasi DHCP server di server berbasis Ubuntu 6.06.

DHCP merupakan salah satu server yang paling mudah dikonfigurasi. Tinggal install terus kotak katik dikit file /etc/dhcp3.conf, jadi deh server DHCP sederhana.

Install daemon DHCP,
# apt-get install dhcp3-server

Setelah dhcp3-server terinstall, konfigurasi file /etc/dhcp3/dhcpd.conf. Sebagai contoh, tambahkan baris berikut,
subnet 152.118.99.0 netmask 255.255.255.0 {
range 152.118.99.35 152.118.99.50;
option routers 152.118.99.33;
option domain-name-servers 152.118.24.2;
}

Penambahan baris diatas akan mengkonfigurasikan DHCP server untuk melayani permintaan IP dari network 152.118.99.0. Setiap komputer akan mendapatkan satu IP mulai dari IP 152.118.99.35 sampai 152.118.99.50, dengan konfigurasi default gateway 152.118.99.33, dan DNS server 152.118.24.2.

Jika ingin memberikan IP khusus untuk komputer tertentu, kita bisa menambahkan baris berikut pada file konfigurasi /etc/dhcp3/dhcpd.conf,
host server {
hardware ethernet 09:AE:88:0c:95:23;
fixed-address 152.118.99.34;
}

Konfigurasi diatas akan menyebabkan dhcp server memberikan IP 152.118.99.34 kepada komputer dengan MAC address 09:AE:88:0c:95:23.

Tutorial selanjutnya akan membahas bagaimana menggabungkan DHCP server dengan DNS server, sehingga server DHCP dapat berfungsi untuk memetakan alamat IP dinamis langsung ke nama hostname dalam domain tertentu.

Membuat DNS Server, Web Server dan Database Server Menggunakan Linux Fedora 8

DNS Server dan LAMP menggunakan Linux Fedora sebenarnya pernah saya tuliskan pada artikel saya yang terdahulu, tentang DNS Server Linux, Web Server Linux. Dengan tujuan membantu rekan-rekan yang baru saja beralih ke Linux dan kebetulan menggunakan Linux Fedora 8, ada baiknya saya menuliskan artikel ini. Panduan ini untuk kasus sebagai berikut: (click here to details…)

Cara Instalasi XAMPP di Ubuntu

Baru dua hari ini, aku migrasi ke ubuntu (dari sebelumnya openSUSE). Beberapa ada hal yang berbeda. Salah satu hal yang paling menonjol adalah perbedaan dalam hak akses login. Dalam ubuntu, tidak diijinkan login melalui root. Dalam beberapa hal, hal ini cukup menyulitkan, misalnya ketika proses instalasi atau ketika ada sesuatu yang ingin kita lakukan di folder-folder sistem (misalnya /opt).

Akan tetapi, untungnya di linux ini banyak komunitas yang siap membantu masalah-masalah yang dihadapi. Salah satunya adalah masalah penginstalan XAMPP di ubuntu. Berikut artikel tentang instalasi xampp di linux yang saya kutip dari http://aguspc1.blogspot.com/ (thanks, artikel ini sangat membantu… jazakumullah)

Cara mudah install webserver dengan XAMPP sudah ada paket MySQL, PHP, Perl dan lainnya. install XAMPP : download , extrak, dan start jadideh….

  1. Download LAMPP versi baru disini
  2. Extrak file donload ke /opt dengan perintah
    sudo tar xvfz xampp-linux-1.5.4a.tar.gz -C /opt
  3. Jalankan xampp dengan perintah
    sudo /opt/lampp/lampp start
  4. Jika muncul pesan /opt/lampp/bin/mysql.server: 334: log_success_msg: not found, simply follow this instruction to edit your mysql.server file
  5. Ketik di konsol sudo gedit /opt/lampp/bin/mysql.server
  6. Pada baris pertama ganti dengan #!/bin/bash

Untuk Cek, jalankan Firefox lalu ketik: http://localhost

ok. XAMPP dah jalan

ohya kalo ada muncul pesan setelah start sbb;

/opt/lampp/lampp: line 74: arch: command not found
Starting XAMPP for Linux 1.6.3…
/opt/lampp/lampp: line 74: arch: command not found
/opt/lampp/lampp: line 74: arch: command not found
XAMPP: Starting Apache with SSL (and PHP5)…
/opt/lampp/lampp: line 74: arch: command not found
XAMPP: Starting MySQL…
/opt/lampp/lampp: line 74: arch: command not found
XAMPP: Starting ProFTPD…
XAMPP for Linux started.

tenang…. jangan takut, ketik lagi
sudo nano /bin/arch

isi dengan :

uname -m

keluar dan simpan, lalu ketikkan :

sudo chmod +x /bin/arch

ok. sekarang restart XAMPP dengan perintah;

sudo /opt/lamp/lampp restart

kira-kira akan keluar seperti ini D

Stopping XAMPP for Linux 1.6.4…
XAMPP: Stopping Apache with SSL…
XAMPP: Stopping MySQL…
XAMPP: Stopping ProFTPD…
XAMPP stopped.
Starting XAMPP for Linux 1.6.4…
XAMPP: Starting Apache with SSL (and PHP5)…
XAMPP: Starting MySQL…
XAMPP: Starting ProFTPD…
XAMPP for Linux started.
Selamat Mencoba…

Membuat Web Server dgn LAMP di UBUNTU

LAMP, adalah kependekan dari Linux+Apache+MySQL+PHP, merupakan sebuah paket perangkat lunak untuk menjalankan web site dynamic dan sebagai sebuah web server. LAMP ini terdiri dari beberapa komponen yang kesemuanya termasuk ke dalam keluarga open source. Yaitu Linux sebagai sistem operasinya, Apache sebagai web servernya, MySQL sebagai databasenya, dan PHP sebagai bahasa pemrogramannya.

Dalam penerapannya, LAMP tidak dalam satu bendel, artinya tiap komponen itu terpisah. Jadi berdiri sendiri-sendiri. Baik linux, apache, mysql dan php-nya berdiri sendiri. Jadi keempatnya diinstall secara terpisah, setelah terinstall barulah dikonfigurasi supaya dapat berjalan beriringan. Walaupun ada yang sudah dalam satu bendel, jadi apache, mysql dan php (minus linux) sudah dalam satu paket, tinggal menginstall satu paket sudah terkonfigurasi semuanya.

Banyak distribusi linux sekarang sudah menyertakan paket LAMP, jadi dengan menginstall distro linux tersebut, semua paket sudah terinstall, tanpa perlu mengkonfigurasi lagi. Namun ada juga yang belum terinstall. Jadi terpaksa apache, mysql dan php-nya diinstall secara manual.

Di dalam pendistribusiannya, apache, mysql dan php terdiri dalam beberapa macam paket. Ada yang dalam versi sourcenya (tar.gz/tar.bz2), ada yang dalam versi rpm (untuk distribusi linux keluarga red hat), tgz (untuk distro keluarga slackware), deb (untuk distro keluarga debian), dll. Kali ini akan dibahas cara menginstall baik apache, mysql, dan php ke dalam distro ubuntu, dan menggunakan versi deb-nya. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :

  1. Pertama pastikan ubuntu telah terinstall dengan baik dan benar (hehe …).
  2. Install apache http server sudo apt-get install apache2
  3. Install php untuk server apache sudo apt-get install php5
  4. Install mysql server database sudo apt-get install mysql-server
  5. Install mysql untuk apache server sudo apt-get install libapache2-mod-auth-mysql
    sudo apt-get install php5-mysql

    sudo apt-get install phpmyadmin (optional)

Nah, setelah proses penginstallan selesai, sekarang masuk ke tahap pengecekkan, apakah sudah terinstall dengan benar atau belum. Untuk pengecekannya adalah sebagai berikut.

  1. Restart server apache terlebih dahulusudo /etc/init.d/apache2 restart
  2. Cek servis apache melalui browser, ketikkan alamat berikut http://localhostBila sudah terbuka sebuah halaman maka penginstallan apache sudah benar
  3. Cek servis php apakah sudah terintegrasi dengan benar atau belum. Caranya adalah dengan membuat sembarang file php di folder /var/www/. Listing programnya adalah :<?php
    phpinfo();
    ?>

    Setelah di save, silahkan dibuka di browser. Jika di browser sudah tertampilkan data-data tentang php maka servis php sudah berjalan.

  4. Cek servis mysql apakah sudah terintegrasi dengan php atau belum. Caranya buat sembarang file php di /var/www/. Listing programnya adalah :

    <?php
    $connect=mysql_connect(”localhost”,”root”,””);
    if($connect){
    echo “sukses”;
    }else{
    echo “gagal”;
    }
    ?>

    Setelah di save, kemudian buka di browser. Jika tampil tulisan sukses maka php dan mysql sudah terintegrasi dengan benar. Jika muncul tulisan gagal, maka php dan mysql belum terintegrasi dengan benar.

  5. Cek phpmyadmin (optional) apakah sudah berjalan atau belum. Buka alamat berikut di browser :http://localhost/phpmyadmin

    Masukkan root untuk user, sedangkan password tidak perlu di isi, karena default penginstallan password mysql belum di set, jadi tidak perlu password. Jika berhasil login maka phpmyadmin sudah terinstall dengan benar.

Nah, tadi itu cara menginstall sebuah web server berbasis LAMP. Cara di atas hanyalah cara standar, artinya konfigurasinya hanya dilakukan seperlunya, jadi belum ada set password mysql, setting domain, dll. Jadi hanya untuk basic saja, untuk selanjutnya silahkan pelajari sendiri lebih lanjut, hehehe…

Source: http://linuxpasuruan.wordpress.com